Monday, 8 June 2015

Kegiatan Ekonomi - Pengantar Ekonomi & Bisnis


KEGIATAN EKONOMI

A. PENGERTIAN
Kegiatan ekonomi adalah usaha manusia untuk mewujudkan kemakmuran. 

B. MACAM-MACAM KEGIATAN EKONOMI 

1. PRODUKSI 
Produksi adalah kegiatan menambah faedah (kegunaan) suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan.
Produksi adalah suatu kegiatan mengambil bahan-bahan yang disediakan oleh Alam, kegiatan mengolah tanah, kegiatan mengolah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau bahan jadi.
a. Tujuan kegiatan produksi
memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran.
1) Bagi pihak produsen:
§ untuk meningkatkan keuntungan 
§ menjaga kesinambungan kehidupan perusahaan
§ Meningkatkan modal usaha
§ Memenuhi kebutuhan/permintaan konsumen
2) Bagi masyarakat atau konsumen, 
§ untuk menyediakan berbagai benda pemuas kebutuhan.
b. Faktor-faktor Produksi
1) Faktor Produksi Alam
Yaitu segala sesuatu yang tersedia di Alam yang merupakan ciptaan Tuhan dan dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan dalam upaya mencari kemakmuran.
2) Faktor Produksi Tenaga Kerja
Yaitu segala kemampuan manusia baik jasmani maupun rohani yang digunakan untuk kegiatan produksi 
Macam-macam Sumber Daya Manusia
a. Menurut sifatnya:
§ Tenaga Kerja Rokhani, dalam bekerja lebih banyak menggunakan pikiran.
§ TenagaKerja Jasmani, dalam bekerja lebih tergantung pada kekuatan jasmani.
b. Menurut kualitasnya:
§ Tenaga Kerja terdidik (Skilled labour)
§ Tenaga Kerja terlatih (trained labour)
§ Tenaga Kerja tidak terdidik dan tidak terlatih (unskilled and un trained labour)
3) Faktor Produksi Modal
Yaitu setiap benda / alat yang dapat digunakan untuk membantu menghasilkan barang/jasa atau setiap hasil kerja manusia yang dapat digunakan untuk menghasilkan lebih lanjut.
Macam-macamnya:
a. Menurut wujudnya, modal barang dan uang.
b. Menurut bentuknya, modal nyata dan abstrak
c. Menurut sumbernya, modal dalam dan luar.
d. Menurut sifatnya, modal lancar dan tetap
4) Faktor produksi Kewirausahaan
Adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang atau beberapa orang untuk memadukan berbagai macam faktor produksi sehingga dapat memperoleh hasil yang maksimal untuk kemakmuran
Kemampuan yang harus ada dalam faktor produksi Kewirausahaan :
a. Keahlian Mengatur (managerial Skill)
Adalah kemampuan menciptakan cara kerja baru yang lebih efisien dan lebih produktif serta kemampuan mengadakan inovasi baru
b. Keahlian Teknis( Technological skill)
Adalah kemampuan mengombinasikan faktor-faktor produksi sehingga dapat menghasilkan produk yang lebih efektif dan efisien.
c. Keahlian Mengorganisasikan (Organization Skill)
Adalah kemampuan mengorganisasikan berbagai usaha baik dalam perusahaan maupun dalam lembaga masyarakat.

2. DISTRIBUSI
Distribusi adalah penyaluran atau penyampaian barang-barang dan jasa-jasa dari produsen ke konsumen.
a. Tujuan Distribusi
1) Mempercepat hasil produksi sampai di tangan konsumen
2) Tercapainya penyebaran hasil produksi ke konsumen secara merata
3) Menjaga kesinambungan kegiatan produksi
4) Meningkatkan dan memperbesar kualitas  maupun kuantitas hasil produksi
b. Peranan atau fungsi distribusi adalah : 
1) Memperlancar arus penyaluran barang dan jasa kepada pengguna-pengguna.
2) Menyampaikan barang dan jasa dari produsen sampai ke tangan pengguna.
c. Sistem dan saluran distribusi
1) Distribusi langsung, yaitu produsen langsung menyalurkannya kepada konsumen.
2) Distribusi tidak langsung, yaitu produsen masih memakai  jasa perantara dalam penyaluran.
3) Distribusi semi langsung, yaitu penyaluran barang dan jasa melalui toko miliknya sendiri.
d. Saluran distribusi basil industri
1) Produsen - agen - distributor hasil industri - pemakai hasil industri
2) Produsen - agen - pemakai hasil industri
3) Produsen - distributor hasil industri - pemakai hasil industri
4) Produsen - pemakai hasil industri
e. Saluran distribusi hasil pertanian
1) Petani - langsung ke pemakai.
2) Petani - tengkulak - ke pemakai
3) Petani- tengkulak-grosir-pedagang kecil-pemakai.
4) Petani - pasar swalayan – pemakai
f. Distributor
1) Agen/Dealer, penyalur yg menjual barang/jasa atas nama perusahaan. (mendapat komisi)
a) Agen produsen, membuat perjanjian resmi dengan produsen tentang harga, wilayah, pengiriman dll.
b) Agen penjualan, memperoleh kekuasaan atas dasar perjanjian untuk menjual hasil-hasil produsen seluruhnya.
c) Agen pembelian. 
2) Pedagang besar/grosir/whole seller, yaitu pedagang yang mebeli barang secara besar-besaran dari produsen untuk dijual ke pengecer. Pedagang besar dibedakan menjadi pedagang besar lokal, regional, nasional & internasional.
3) Pedagang eceran/retailer yaitu pedagang yang kegiatannya menjual langsung ke konsumen
a) Pedagang barang-barang khusus( speciality selling) Yaitu pedagang yg menjual barang-barang khusus, spt barang antik dll.
b) Pedagang jasa/biro jasa, yaitu pedagang yg memberikan pelayanan/jasa.
4) Makelar/pialang/broker, yaitu perantara atas nama orang lain untuk membelikan barang/menjualkan barang dan mendapat imbalan berupa provisi/kurtase.
5) Komisioner yaitu perantara perdagangan yang menjualkan/membelikan barang atas nama sendiri tetapi barangnya untuk orang lain, imbalannya komisi
6) Lembaga-lembag distribusi lainnya seperti koperasi, super market, PKL, pasar tradisional.

3. KONSUMSI
Konsumsi adalah tindakan menghabiskan atau mengurangi secara berangsur-angsur manfaat suatu barang/jasa dalam memenuhi kebutuhan untuk memelihara kelangsungan hidupnya. Tujuan kegiatan konsumsi adalah kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Pelaku-Pelaku Ekonomi - Pengantar Ekonomi & Bisnis


PELAKU EKONOMI

A. PENGERTIAN
Pihak-pihak yang melakukan kegiatan ekonomi itu disebut pelaku ekonomi.

B. MACAM-MACAM PELAKU EKONOMI

1. Rumah Tangga Keluarga
Ada dua peran yang dimainkan oleh rumah tangga keluarga dalam kegiatan ekonomi. Pertama adalah sebagai konsumen. Kedua sebagai penyedia jasa factor produksi. Rumah Tangga Keluarga memperoleh penghasilan untuk membeli barang dan jasa sebagai pemuas kebutuhan.

2. Rumah Tangga Produsen
Rumah tangga produsen (perusahaan)
Merupakan kesatuan yuridis dan ekonomis dari faktor-faktor produksi yang bertujuan mencari laba atau memberi layanan kepada masyarakat.
Dilihat dari kepemilikan modal, perusahaan dapat dibedakan atas :
a. Perusahaan milik Negara
Pada umumnya menekankan layanan kepada masyarakat tanpa bertujuan mencari laba. 
b. Perusahaan swasta
PMN dan Perusahaan Swasta berbentuk persero hampir sebagian besar bertujuan mencari laba.

3. Pemerintah
Pemerintah mendirikan berbagai Badan Usaha Milik Negara. Peran pemerintah :
a. Pemerintah melakukan kegiatan konsumsi. misalnya belanja barang untuk penyelenggaraan negara dan biaya untuk perawatan harta negara.
b. Pemerintah  ikut membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. antara lain membangun sarana dan prasarana umum seperti jalan raya, jembatan, terminal, dan taman umum.
c. Pemerintah  berusaha menciptakan kondisi yang baik untuk berusaha dengan menjaga stabilitas harga-harga dan memberlakukan peraturan yang mendorong iklim berusaha.
d. Melakukan distribusi pendapatan agar tidak timbul jurang pemisah yang terlalu lebar antara si kaya dan si miskin. melalui penerapan sistem perpajakan yang dapat membantu masyarakat miskin.

4. Masyarakat Luar Negeri
Keuntungan-keuntungan yang diperoleh melalui kerja sama dengan masyarakat luar negeri. 
a. Memperoleh pinjaman untuk membiayai pembangunan.
b. Mengeksport hasil bumi dan hasil kerajinan  untuk mendapatkan devisa. 
c. Pengiriman tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri.
d. Memungkinkan dilakukannya alih teknologi maju.
e. Memungkinkan negara  melakukan impor berbagai barang kebutuhan konsumsi dan barang-barang modal untuk menunjang pembangunan.

Pasar Modal / Bursa Efek - Pengantar Akuntansi & Keuangan


PASAR MODAL / BURSA EFEK

1. Pengertian
Bursa efek merupakan sarana untuk berdagang efek antar investor, yaitu efek dari perusahaan yang sudah go public
Bursa efek adalah sarana atau tempat berdagang bagi para Anggota Bursa, yaitu perusahaan efek yang telah memperoleh Surat Persetujuan Anggota Bursa (SPAB) yang dikeluarkan oleh Bursa

2. Fungsi
Pasar modal merupakan sarana bagi perusahaan:
a. Untuk mendapatkan modal dari masyarakat luas
b. Untuk pemerataan kepemilikan perusahaan oleh masyarakat
c. Untuk keterbukaan informasi perusahaan

3. Kepemilikan dan Keanggotaan
a. Pemilik bursa efek di Indonesia adalah para perusahaan efek
b. Di Singapura ada pemisahan antara pemilik bursa dan Anggota Bursa 

4. BURSA EFEK : KPEI dan KSEI
a. Setelah transaksi perdagangan terjadi di Bursa Efek, penyelesaian transaksi itu dilakukan di KPEI dan KSEI
b. KPEI dan KSEI harus berada dalam satu atap agar penyelesaiannya berjalan lancar
c. KPEI, KSEI, dan Bursa Efek berada dalam satu jaringan perdagangan dan penyelesaian transaksi efek

5. Transaksi Anggota Bursa
a. Anggota Bursa yang menjadi anggota kliring dapat berdagang di Bursa Efek
b. Anggota Bursa akan menyelesaikan kliring transaksi di KPEI, sementara penyerahan dan penerimaan efek dilakukan di KSEI
c. Apabila Anggota Bursa mengalami gagal serah, hal itu dapat diatasi dengan lending & borrowing 

6. Perdagangan Marjin
a. Perdagangan marjin (margin trading) untuk beberapa saham tertentu juga diperbolehkan menurut peraturan perundangan, tetapi tindakan short selling dilarang 
b. Mekanisme perdagangannya menganut price priority dulu, baru time priority 
c. Peraturan perundangan mewajibkan Anggota Bursa untuk hanya menerima limit order/price

7. Segmen Pasar
a. Segmen pasar terdiri dari: 
a. Pasar reguler
b. Pasar tunai
c. Pasar negosiasi
b. Saham dapat diperdagangkan di ketiga segmen pasar itu, sedangkan obligasi hanya diperdagangkan di pasar negosiasi
c. Produk-produk yang diperdagangkan adalah:
a. Saham
b. Obligasi
c. Bukti right
d. Waran

Masalah Pokok Ekonomi dan Sistem Ekonomi - Pengantar Ekonomi & Bisnis


MASALAH POKOK EKONOMI dan SISTEM EONOMI

A. Masalah Aliran Ekonomi Klasik
a. Produksi
Kegiatan menghasilkan atau membuat barang/jasa
b. Distribusi
Kegiatan menyalurkan barang/jasa
c. Konsumsi
Kegiatan menghabiskan atau mengurangi atau memakai barang/jasa
B. Masalah Ekonomi Modern
a. Barang apa yang diproduksi dan berapa jumlahnya? 
b. Bagaimana cara memproduksi? 
c. Untuk Siapa barang tersebut diproduksi? 
d. Kapan barang akan diproduksi?
e. Siapa pelaku produksi?

C. SISTEM EKONOMI
1. Sistem Ekonomi Tradisional
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional adalah sebagai berikut :
a. Teknik produksi dipelajari secara turun-temurun dan bersifat sederhana.
b. Hanya sedikit menggunakan modal(jenis produksi disesuaikan kebutuhan tiap ramah tangga).
c. Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang).
d. Belum mengenal pembagian kerja.
e. Masih terikat dengan tradisi. 
f. Kehidupan masyarakat bersifat kekeluargaan
g. Tanah merupakan tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.

Dampak Positif
Dampak Negatif
1. Tidak terjadi persaingan karena semua dilakukan berdasarkan kebiasaan
2. Kegiatan dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari

1. Keterbatasan hasil produksi sehingga masyarakat tidak berusaha mencari keuntungan 
2. Karena pengaruh tradisi pola piker masyarakat tidak berkembang 
3. Tidak memperhitungkan efisiensi dan penggunaan sumber daya
4. Kegiatan yang dilakukan hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, tidak untuk meningkatkan kesejahteraan.

2. Sistem Ekonomi Komando
Ciri-ciri sistem ekonomi komando adalah sebagai berikut :
a. Semua alat dan sumber daya produksi dimiliki , dan dikuasai oleh negara sehingga hak milik perorangan hampir tidak ada (tidak diakui).
b. Rakyat tidak memiliki kebebasan untuk memilih pekerjaan.
c. Kebijakan perekonomian diatur oleh pemerintah. 
d. Tidak ada pihak swasta yang dapat melakukan kegiatan ekonomi secara bebas.

Kebaikan
Keburukan
1. Pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran, atau berbagai keburukan ekonomi lainnya.
2. Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan.
3. Jarang terjadi krisis ekonomi.
1. Mematikan inisiatif individu untuk maju.
2. Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat. 
3. Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya.



3. Sistem Ekonomi Pasar
Ciri-ciri sistem ekonomi pasar
a. Semua sumber produksi menjadi milik masyarakat. 
b. Pemerintah tidak ikut campur tangan secara langsung dalam kegiatan ekonomi.
c. Masyarakat terbagi atas dua golongan, yaitu golongan pemberi kerja atau pemilik sumber daya produksi dan golongan penerima kerja (buruh).
d. Timbul persaingan dalam masyarakat. 
e. Setiap kegiatan ekonomi didasarkan atas pencarian keuntungan.
f. Kegiatan ekonomi selalu mempertimbangkan keadaan pasar. 

Kebaikan
Keburukan
1. Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi. 
2. Setiap individu bebas untuk memiliki sumbersumber daya produksi. 
3. Timbul persaingan untuk maju.
4. Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi
5. Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan atas motif mencari keuntungan.
1. Sulit melakukan pemerataan pendapatan. 
2. Pemilik sumber daya produksi mengeksploitasi golongan pekerja, sehingga yang kaya semakin bertambah kaya, yang miskin cenderung tetap miskin. 
3. Sering muncul monopoli yang merugikan masyarakat. 
4. Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu.


4. Sistem Ekonomi Campuran
Dalam sistem ekonomi campuran, pemerintah dan swasta (masyarakat) saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi. Kegiatan ekonomi masyarakat diserahkan kepada kekuatan pasar, namun sampai batas tertentu pemerintah tetap melakukan kendali dan campur tangan. Tujuan pemerintah dalam campur tangan ini adalah agar perekonomian tidak lepas kendali sama sekali dan tidak hanya menguntungkan pemilik modal besar.

D.  Sistim (Demokrasi) Ekonomi Indonesia
1. Asas perekonomian Indonesia:
a. Kekeluargaan 
b. Kegotongroyongan
2. Landasan perekonomian Indonesia:
a. Landasan Idiil: Pancasila
b. Landasan Struktural: UUD 1945
3. Ciri-Ciri Sistem Demokrasi Ekonomi
a. Ciri-ciri positif
1) Pasal 33 ayat1, 2 dan ayat 3 UUD 1945
2) Pasal 23 ayat 1 – 4 UUD 1945
3) Pasal 27 ayat2 UUD 1945
4) Pasal 34 UUD 1945
5) Hak milik perseorangan tetap diakui dengan kewajiban membayar pajak, yang akan digunakan untuk kesejahteraan rakyat
6) Daya kreasi dan inisiatif tiap-tiap warga negara dapat dikembangkan selama tidak mengganggu kepentingan umum.
4. Sistem demokrasi ekonomi perlu menghindarkan adanya:
a. Persaingan bebas, praktek monopoli
b. penguasaan ekonomi oleh negara
c. penindasan, penghisapan, penghalalan
d. segala cara, dll yang merugikan orang lain